Sifat Ke-Allah-an Isa al-Masih

1 05 2012

Illustrasi: Berikut ini kesaksian John (nama samaran), seorang pelajar Indonesia yang pernah belajar di Australia,  di sebuah sekolah yang terdiri dari multibudaya dan kebangsaan. Setiap pagi sebelum kelas dimulai, semua stuff dan pelajar berkumpul untuk 30 menit kerja bakti bersama. Suatu kegiatan yang menyenangkan, John mengingat. John sebagaimana biasanya setiap pagi ia bangun mandi dan memakai farfum sebelum pertemuan pagi tersebut. Pagi itu adalah hari yang tidak mudah dilupakan John, seorang stuff sekolah, wanita Fiji, dengan ramah menghampirinya, dengan seyum yang sangat manis menyapa John dalam bahasa Indonesia, “Kamu bau kentut!” John terkejut dengan sapaan lembut tetapi sangat tidak sopan ini. John menatap wajah wanita Fiji dan bertanya dengan penasaran, “What did you say?” Wanita ini mengulagi kalimat yang sama dengan lebih pasti dan hati-hati disertai senyum yang lebih sopan, “Kamu bau kentut!!” Tiba-tiba terdengar suara tertawa yang keras dari beberapa pemuda Australia yang hanya berjarak 10 meter dari John. Tertawa keras ini menyadarkan wanita Fiji tersebut, ada sesuatu yang tidak beres pikirnya, mukanya menjadi merah dan ia meloncat-loncat marah sambil tertawa dan berkata berkali-kali “Apa yang telah terjadi?” Ia memukul-mukul dengan telapak tangannya ke badan pria yang tertawa paling keras (yang ternyata ‘guru bahasa Indonesia’ wanita tersebut). Wanita itu bertindak seperti gadis kecil yang sedang ngambek kepada papinya, “tell me! tell me! what’s funny?” Para pemuda tersebut hanya bisa tertawa semakin keras. John melihat semua ini menjadi mengerti apa sesungguhnya yang telah terjadi: seorang telah mengajari orang lain suatu kalimat bahasa Indonesia yang tidak sopan! “Hmm itu lucu, tetapi suatu tindakan yang tidak sopan,” John berkata kepada dirinya sendiri dengan kesal namun tanpa kemarahan sebab John tahu bahwa teman-temannya itu hanya ingin bercanda.
Pembawa gossip sering kali tidak menyadari apa yang ia perbuat, sementara pembuat gossip (para setan) tertawa terbahak-bahak menyaksikan gossipnya tersebar luas.

Alkitab ini akan membuat Anda mengerti:

  • bahwa Isa al-Masih adalah nabi di atas segala nabi
  • Ke-Allah-an Isa al-Masih melalui perbuatan-Nya
  • Ke-Allah-an Isa al-Masih melalui perkataan-Nya sendiri

I. Isa al-Masih adalah nabi di atas segala nabi.
Kenabian Isa al-Masih telah diakui oleh banyak agama, namun banyak pemimpin agama yang belum mengetahui bahwa Isa al-Masih adalah nabi di atas segala nabi, sebagaimana Alkitab telah menulisnya.

1. Pada Alkitab Perjanjian Lama, nabi yang terkenal dengan segala mujizat yang sangat luar biasa adalah nabi Musa. Nabi Musalah satu-satunya nabi yang berhadapan muka dengan muka dan dikenal sebagai pembawa perintah Allah, dikenal sebagai Torah atau Taurat (Yohanes 7:19). Kepada nabi Musalah Allah TUHAN telah memberi ”kertas blueprint” bagaimana bentuk dan ukuran kemah suci harus dibangun, yang menjadi model acuan bagi bait suci yang dibangun raja Salomo dikemudian hari. Tetapi Alkitab membandingan kebesaran nabi Musa tersebut sebagai tidak sebanding dengan kebesaran nabi Isa al-Masih,

Sebab Ia (yaitu Yesus, ayat 1) dipandang layak mendapat kemuliaan lebih besar dari pada Musa, sama seperti ahli bangunan lebih dihormati dari pada rumah yang dibangunnya. Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah. (Ibrani 3:3-4)

Dalam istilah bangunan ini berarti nabi Musa ialah ahli bangunan, tapi Isa al-Masih adalah arsiteknya. Isa adalah ahli dari segala ahli bangunan, sebab ialah adalah Allah. Musa membangun bait TUHAN dari bahan kayu yang berlapis perak dan emas, namun Isa membangun bait TUHAN dari manusia-manusia beriman (Zakaria 6:12-13; Mat. 16:18)

2. Pada Alkitab Perjanjian Baru, nabi yang terbesar adalah nabi Yohanes Pembaptis. Nabi Yohaneslah yang memulai era baru bahwa dosa-dosa ditebus melalui pertobatan dan bukan melalui darah binatang (), Yohanes inilah pembuka jalan bagi kedatangan Mesias (Yang Diurapi Allah) (Mat. 11:10 dan Lukas 7:27), sehingga Isa sendiri berkata:

Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi. Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis,… (Mat. 11:9-11). Namun bagaimana nabi Yohanes membandingkan dirinya dengan Isa al-Masih? Lihatlah pada pasal tiga di Injil Matius, Yohanes berkata:

Sesungguhnya aku membaptis kamu dalam air untuk pertobatan, tetapi yang akan datang sesudah aku , Dia (Yesus, putra Allah; ayat 13-17) lebih berkuasa daripada aku, yang tentang Dia aku tidak layak membawa mmebawa kasut-Nya; Dia akan membaptiskan kamu dalam Roh Kudus dan api. (Mat. 3:11; ILT)

Catatan: terjemahan yang baik memakai kata “dalam,” bukan “dengan.” Lihat Pelajaran Baptisan Air atau Baptisan Selam

II. Ke-Allah-an Isa al-Masih melalui perbuatan-Nya
Pohon dikenal dari buahnya, dan orang dikenal dari perbuatannya. Dari pelayanan Isa al-Masih sewaktu Ia ada di bumi, kita akan mengetahui siapakah Dia.
Perbuatan Isa yang menunjukkan bahwa Ia adalah Allah, atau dipanggil sebagai Putra Allah dapat dilihat dari ayat-ayat di bawah ini:

  1. Mengampuni dosa  – Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” (Markus 2:5). Para ahli Taurat mengerti benar apa yang Isa maksud, sehingga mereka berkata: “Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?” (Mark. 2:7). Isa menegaskan siapa diri-Nya: bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa,” lalu Ia menyembuhkan orang lumpuh tersebut hanya melalui perkataan. Maka para hadirin takjub dan berkata: “Yang begini belum pernah kita lihat.” (ayat 10-12).
  2. Kuasa alam tunduk pada perintah-Nya – Taufan yang dasyat dan ombak yang siap menenggelamkan perahu tiba-tiba tengah dengan hardikan Isa: “Diam! Tenanglah!” Sehingga murid-murid-Nya sendiripun bertanya-tanya: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?” (lihat Mark. 4:35-41)
  3. Membangkitkan orang-orang mati. Anak perempuan Yairus (Markus 5:41) dan Lazarus, saudara dari Marta dan Maria (Yohanes 11:43).
  4. Memberi kehidupan kekal (Yoh. 10:28) dan kematian kekal/hukuman neraka (Wahyu 21:8)

III. Ke-Allah-an Isa al-Masih melalui perkataan-Nya sendiri
1. Isa berkuasa memberi kehudupan kekal kepada manusia. Jawab Yesus: Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” (Yohanes 11:25-26). Respond dari Marta menjelaskan klaim Isa sebagai Allah: Jawab Marta: “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.” (ayat 27). Isa adalah Tuhan, Putera Allah dan Mesias (Yang Diurapi Allah).

2. Isa dan Bapa Sorgawi adalah indentik, satu kesatuan. “Aku dan Bapa adalah satu.” (Yoh. 10:30). Reaksi pendengar-Nya membuktikan bahwa benar Isa telah mengklaim sebagai Allah, mereka mengambil batu-batu untuk merajam Isa. Hukuman rajam adalah hukuman bagi mereka yang menghujat Allah, seperti menyamakan diri dengan Allah. Jawaban mereka sekali lagi membuktikan bahwa mereka mengerti klaim Isa sebagai Allah: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”

Menarik untuk diperhatikan, ancaman rajam dari massa tidak membuat Isa menarik klaim-Nya, malah Ia memperkuatnya dengan mengutip ayat di Mazmur (Zabur):  Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Putra Allah?  (Yoh. 10:34-36). Isa disini menyatakan bahwa kitab Mazmur termasuk katagori Kitab Suci dan isinya tidak dapat dibatalkan.

3. Isa lebih tua dari bapa Abraham, kedatangan-Nya telah ditulis oleh nabi Musa.

  1. Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” (Yoh. 8:58). Bahasa Inggrisnya lebih baik, tertulis: Jesus said unto them, Verily, verily, I say unto you, Before Abraham was, I am. (KJV). Isa hadir di bumi 2000 tahun setelah bapa Abraham. Kata ”I am” yang dipakai Isa adalah doubel-klaim ke-Allah-an Isa,  bahasa Yunaninya ”ego eimi” indentik dengan nama Elohim pada kitab Keluaran 3:14 – I AM THAT I AM (AKU ADALAH AKU). Bandingkan dengan Yesaya 44:6 di bawah. Reaksi orang-orang Yahudi menjelaskan dengan tepat klaim Isa sebagai Allah, mereka menggambil batu untuk merajam Isa.
  2. Sebab jikalau kamu (orang-orang Yahudi yang tidak mengerti peraturan hukum Sabat; ayat 15-16) percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku (Yoh. 5:46). Baca kitab suci Ulangan 18:15-22. Perkataan Isa ini dikatakan-Nya oleh sebab mereka ingin membunuh-Nya; Isa telah mengklaim bahwa Allah adalah Bapa-Nya dan dengan kata lain menyamakan diri-Nya dengan Allah (ayat 18). Musa hidup sekitar 400 tahun setelah Ishak, putra sulung Abraham.

4. Hidup Isa tidak ada awal dan akhirnya. Kitab Wahyu adalah perkataan Isa al-Masih yang didiktekan kepada rasul Yohanes, ”Inilah wahyu Yesus Kristus, … Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes. (Wahyu 1:1). Pada kitab ini Isa al-Masih memperkenalkan diri-Nya sendiri sebagai  Yang Kekal: Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.” (Wahyu 1:8). Tiga kali Ia mengklaim, lihat Wah. 21:6 dan 22:13. Ini klaim yang sama dipakai TUHAN di Perjanjian Lama:  Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku. (Isaiah 44:6). Lihat juga Yesaya 41:4 dan 48:12 serta Wahyu 4:10-11).

5. Isa al-Masih mengklaim sebagai Pencipta dunia dan Tuan dari para nabi dan rasul.

  1. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: Lihatlah, Aku (Yesus, Alfa dan Omega; ayat 6) menjadikan segala sesuatu baru!” (langit dan bumi baru serta Yerusalem baru (ayat 1-2). Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.” (Wahyu 21:5).  Ke-Allah-an Isa al-Masih sebagai Pencipta dan Tuan juga terlihat bagaimana Ia (maksimum berusia hanya hampir 34 tahun) memanggil orang lain “anak-Ku” atau “anak-anak-Ku” kepada pria lumpuh (Mat. 9:2), wanita dewasa yang mengalami pendarahan (Mat. 9:22), murid-murid-Nya yang Ia sebut para rasul (Mark. 10:24 dan Yoh. 13:33). Dan pada Akhir Zaman kepada orang-orang yang setia kepada-Nya, Isa berkata:  Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku. (Wahyu 21:7)
  2. Ia bukan sekedar nabi, tapi Tuan atas para nabi. Aku mengutus nabi-nabi, ahli-ahli Taurat … dan rasul-rasul” (Mat. 23:24; Luk 11:49).Kita tahu  bahwa nabi-nabi di Perjanjian Lama, hidup ratusan tahun sebelum Isa al-Masih lahir dan kita tahu bahwa rasul-rasul adalah hamba Allah dan utusan Allah, di sini Isa al-Masih berkata dengan tegas, bahwa Dialah yang mengutus baik para nabi maupun para rasul.

Isa membaptis orang  dengan Roh Kudus/ Roh Kudus dan dimuliakan oleh Roh Allah.  Selain mengajar dan menghibur dan menasehati, tugas Roh Allah di bumi adalah juga menghukum mereka yang tidak percaya kepada Isa (Yoh. 16:8-9), dan memuliakan Isa al-Masih dan menyatakannya kepada orang-orang percaya: When the Spirit of truth comes, He will guide you into all the truth. For He will not speak on His own, but He will speak whatever He hears. He will also declare to you what is to come. He will glorify Me, because He will take from what is Mine and declare it to you. Everything the Father has is Mine. This is why I told you that He takes from what is Mine and will declare it to you. (Yoh. 16:13-15, HCSB).

Isa menyatakan semua keahlian Roh Kudus ini diberikan dari Isa al-Masih: “He takes from what is Mine.

Catatan: “Ia (Roh Kudus) mengambilnya apa yang menjadi milik-Ku” ini tertulis pada semua terjemahan Alkitab Inggris yang dipakai umum, namun tidak tertulis di terjemahan Alkitab Indonesia terbitan LAI. Karenanya adalah sangat baik memiliki banyak terjemahan.

Sampai poin ini, nampak jelas bahwa Isa al-Masih adalah Allah Yang Mahakuasa itu sendiri, yang memperkenalkan diri-Nya kepada manusia sebagai “Putra Allah / the Son of God.”

6. Isa adalah pemilik hari Sabat. Ketika para pengikut sekte Farisi menegur Isa al-Masih karena murid-muridnya memetik gandum pada hari Sabat (hari Istirahat yang dikuduskan TUHAN), Isa menjawab: Karena Putra Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” (Matius 12:8). Apa artinya ”Tuhan atas hari Sabat”?

Mari kita lihat Kejadian 2:2-3 – Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kejadian 2:2-3). Dan tentang perintah hari Sabat, perintah ke tiga dari 10 Perintah TUHAN tertulis: Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. (Keluaran 20:8-11).

Allah TUHAN berkata “hari Sabat / hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN,” itu bukanlah “hari Sabat orang Yahudi” atau “hanya untuk orang Yahudi saja.” Kita akan pelajarai topik ini di lain waktu jika Allah berkehendak.

Dari dua perikop ayat Alkitab ini kita dapatkan bahwa:

  • TUHAN adalah Pencipta alam semesta dan segala isinya.
  • Hari Sabat adalah hari milik TUHAN, suatu materai yang Ia telah tetapkan (untuk diingat dan dikuduskan oleh umat-Nya) sebagai klaim bahwa dunia ini adalah milik-Nya, sebab Dia lah yang menciptakan semuanya itu.

Jadi jelas sekali klaim Isa sebagai ”Tuhan atas hari Sabat” indentik dengan menyamakan diri-Nya sebagai TUHAN (YHWH atau YAHWEH dalam bahasa Ibraninya), Allah pencipta alam semesta.

7.  Penyebab kematian Isa bukti klaim ke-Allah-an yang Ia tidak pernah sangkali. Pilatus, gubernur Roma untuk Yehuda, menyatakan tiga kali bahwa ia tidak mendapatkan satu kesalahpun pada diri Isa al-Masih (Yoh. 18:38; 19:4, 6). Respond pemimpin agama Yahudi (sekte Saduki dan Farisi) menjelaskan alasan mengapa Isa harus disalib (hukuman mati cara Roma saat itu):  “Kami mempunyai hukum dan menurut hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Putra Allah.(Yoh. 19:7)

Ini adalah puncak dari rencana lama para pemimpin agama tersebut: membunuh Dia oleh sebab Isa membuat tanda-tanda ajaib dan banyak mujizat dan membawa banyak orang mengikuti ajaran-Nya (Yoh. 11:45-47,53), terlebih lagi dengan terang-terangan menyatakan bahwa Dia adalah Allah.

8. Allah sendiri, dalam bentuk Bapa Sorgawi, meneguhkan berkali-kali ke-Allah-an Isa al-Masih,

  • Saat kecil, ketika balik kembali dari Mesir, Isa disebut ”Dari Mesir Kupanggil Putra-Ku” menggenapi nubuatan nabi Hosea (Hos. 11:1). Lihat Matius 2:15.
  • Memanggil Isa sebagai ”Putra-Ku” dua kali, pada awal dan pertengahan pelayanan-Nya (Luk 9:35 dan Mat. 17:5). Kedua peristiwa ini terjadi di banyak saksi mata.
  • Kebangkitan Isa setelah terkubur tiga hari, adalah bukti bahwa klaim Isa sebagai Allah, satu-kesatuan dengan Bapa Sorgawi tidaklah menghujat Allah Bapa, jika klaim itu palsu maka si penghujat akan tetap masih ada dalam kubur sampai hari ini, seperti tertulis: Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. (Ulangan 18:20).

Alkitab tidak hanya menulis dan memproklmasikan bahwa Isa al-Masih adalah Allah tetapi menyatakan dengan bukti-bukti perbuatan sampai saat ini.

Mungkin ada orang berkata, bahwa isi Alkitab telah dirubah, atau dikorupsi. Tentunya tuduhan tersebut adalah gossipnya Iblis, itu tidak memiliki alasan dan bukti yang kuat, Alkitab telah tertulis dalam bahasa Ibrani, Aram, Yunani dan Latin jauh sebelum agama Islam terlahir di dunia. Pada abad modern ini telah ditemukan text-text Alkitab kuno, seperti kitab Yesaya, dan Injil abad pertama dan kedua yang ditulis Setelah Masehi. Ada banyak terjemahan Alkitab berbahasa Inggris yang berasal dari text-text kuno tersebut. Kita bisa meneliti semuanya itu.

Alkitab tidak hanya menulis dan memproklmasikan bahwa Isa al-Masih adalah Allah tetapi menyatakan dengan bukti-bukti perbuatan sampai saat ini. Banyaknya orang-orang yang telah berubah hidupnya; sakit disembuhkan, tidak berpengharapan menjadi berbahagia, pembunuh menjadi pengasih sesama, dan bahkan telah banyak kesaksian bahwa Isa al-Masih menampakkan diri kepada mereka dalam mimpi dan mata jasmani menunjukkan bahwa apa yang ditulis Alkitab tentang ke-Allah-an Isa adalah BENAR dan AMIN.

Ayat hafalan dan renungan: Injil Yohanes 10:36-38 – “masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

Pendalaman Alkitab 4 Muslim
Hak Cipta: Budiman
pa4muslim@gmail.com
Diluar tujuan komersial, Anda dipersilahkan mengkopy, memperbanyak dan juga memakai artikel ini  dengan menyertakan alamat situsnya. Terima kasih.


Actions

Information

Silahkan berkomentar

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: