Firman Allah tidak dapat dibatalkan dan harus tergenapi

6 05 2012

Pendalaman Alkitab 4 (untuk) Muslim ini akan menolong pembaca mengerti keabsahan Alkitab dan kuasanya dari pengajaran Isa al-Masih sendiri.

Ketika Isa al-Masih hadir dan memulai pelayanan-Nya, Isa melakukan perbuatan-perbuatan mujizat dan mengajar Alkitab (tentunya disini ialah kitab-kitab Perjanjian Lama, sebab Perjanjian Baru baru mulai ditulis setelah Ia hadir di bumi) secara menakjubkan – Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: “Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu? (Matius 13:54)

I. Kitab-kitab pada Alkitab Perjanjian Lama adalah Kitab Suci.
Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? (Yohanes 10:34-36)

1. Kitab Taurat adalah termasuk juga kitab-kitab Perjanjian Lama selain lima kitab Musa. Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? (ayat 34).  Isa mengutip ayat tersebut dari kitab Mazmur 82:6, dan berkata ”Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu.” Pengakuan kitab-kitab Perjanjian Lama di luar lima kitab yang ditulis nabi Musa sebagai ”kitab Taurat” juga terdapat pada ajaran orang-orang Yahudi nampak pada tulisan di Talmud: “Dimanakah kebangkitan orang mati terdapat di Taurat?” Jawaban yang diberikan adalah Mazmur 84:4 dan Yesaya 52:8.

2. Kitab-kitab yang ditulis pada Alkitab Perjanjian Lama adalah Kitab Suci.  Kita tahu bahwa kitab-kitab di Alkitab ditulis oleh manusia, tetapi Isa al-Masih mengatakan bahwa semua kitab itu adalah Kitab Suci, artinya perkataan Allah sendiri yakni firman Allah, itu nampak dari pernyataan nabi Isa tentang tulisan raja Daud di kitab Mazmur/ Zabur ini:  sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan.  Jadi pernyataan ”Aku telah berfirman:” adalah perkataan Allah melalui tulisan tangan raja Daud, atau dengan kata lain raja Daud menulis itu dengan ilhaman Roh Allah.

Di Akhir Jaman ini, dimana nilai-nilai moral semakin menurun degan pesat, banyak pengajar agama mencoba menyesuaikan ajaran mereka dengan budaya modern agar tidak dikatakan kolot atau dicap sebagai orang fanatik, namun Alkitab tetap berdiri sebagaimana itu telah tertulis, Allah TUHAN penguasa jagat raja ini tetap berpegang pada standard moral diri-Nya, bahwa pribadi dan perkataa-Nya adalah tetap sama: Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bilangan 23:19)

3. Kitab Kitab Suci Perjanjian Lama tetap berlaku sampai sekarang. Ada ajaran Kristen yang menyalah artikan perkataan kitab Ibrani 10:1 Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri…” , mereka mengajar bahwa perintah-perintah dalam Perjanjian Lama tidak berlaku lagi sebab Isa al-Masih telah datang. Benar bahwa korban penebusan dosa melalui darah binatang tidak perlu lagi sebab Isa al-Masih telah menebus dosa kita melalui darah-Nya sendiri (Ibrani 9), tetapi juga benar bahwa perintah-perintah moral di dalam kitab Taurat, ingat tidak hanya kitab Musa, tetap berlaku, sebab mereka itu belum tergenapi, bukti ini jelas sekali dari pengajaran Isa sendiri: “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17). Kata “menggenapinya” ialah Isa menyempurnakan arti yang sebenarnya dari hukum-hukum tersebut, seperti nampak pada ayat-ayat seterusnya.

Ke kuasaan dan kebesaran Perjanjian Lama sebagai firman Allah dapat dilihat pada perkatan Isa pada ayat 18nya: Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

II. Kitab-kitab pada Alkitab Perjanjian Baru adalah Kitab Suci.
Isa al-Masih juga mengajar bahwa kitab-kitab di Perjanjian Baru adalah firman Allah. Isa membuat semua hal yang penting yang berhubungan dengan ketepatan perkataan Allah tentang saat itu dan saat yang akan datang (kata-kata nubuatan) untuk ditulis oleh para rasul-Nya: Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus para nabi dan orang bijaksana dan para ahli kitab (scribes) kepadamu … (Matius 23:34, ILT)

Kata para ahli kitab atau scribes berarti ”para penulis,” yakni mereka yang menyatakan semua perkataan Isa al-Masih kedalam bentuk tulisan.

Petrus menulis bahwa nubuatan dalam Kitab Suci adalah dorongan Roh Kudus kepada orang tertentu: Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. (2 Peter 1:20-21)

Petrus juga menyatakan dalam tulisannya bahwa ia hanya menulis ulang dari sumber yang sama, yaitu Isa al-Masih (2 Pet 3:1-2), termasuk Paulus (ayat 15-16).

Lukas, penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul menyatakan bahwa diapun menulis berdasarkan pengetahuan yang sempurna yang ia telah dapati dari sumber asalnya. It seemed good to me also, having had perfect understanding of all things from the very first, to write unto thee in order, most excellent Theophilus, (Luke 1:3, KJV)

From the very first (dari asal mulanya)” artinya secara literal ialah “dari atas (from above / anothen (bahasa Yunani). Adalah kata Yunani yang sama dengan kata “again/ from above” yang Isa pakai pada Yohanes 3:3 “born again” (lahir kembali).” Lukas dengan kata lain menyatakan bahwa kitab yang ia tulis itu berbersumber dari pengaruh langsung Roh Kudus, melalui saksi mata dan pelayan Firman (ayat 2).

Khususnya kitab Wahyu, penulisannya jelas menyatakan bahwa itu adalah pernyataan Isa secara langsung kepada Yohanes , ”tuliskanlah” sebanyak 11 kali.

Isa sebelum Dia naik ke sorga, sekali lagi meneguhkan keabsahan Alkitab baik Perjanjian Lama maupun Baru: Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu [Perjanjian Baru], yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur [Perjanjian Lama].” (Lukas 24:44)

Melalui penelitian yang dalam, keabsahan Perjanjian Lama dan Baru sebagai Kitab Suci adalah benar, itu tampak pada kuasanya dan ketepatan nubuatan-nubuatannya.

Alkitab menulis bahwa Isa al-Masih akan diserahkan kepada manusia dan dibunuh namun bangkit pada hari ketiga (Matius 17:22-23), kedua nubuatan ini telah tergenapi. Isa, seperti Alkitab telah menulis, bahwa Dia akan datang lagi ke bumi, tetapi yang terakhir ini sebagai Hakim bagi semua mahluk di bumi, Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman (Yohanes 12:48).

Apakah kita sudah siap dengan hari penghakiman terakhir ini? Bertindaklah, bertobatlah segera!

Catatan kaki:
ILT: Indonesian Literal Translation
KJV: King James Version

 

Pendalaman Alkitab 4 Muslim
Hak Cipta: Budiman
pa4muslim@gmail.com
Diluar tujuan komersial, Anda dipersilahkan mengkopy, memperbanyak dan juga memakai artikel ini  dengan menyertakan alamat situsnya. Terima kasih.


Actions

Information

Silahkan berkomentar

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: