Takut Akan TUHAN

5 10 2014

 Takut akan TUHAN Tujuan Pendalaman Alkitab: Setiap orang pernah melakukan kesalahan, itulah adalah hal yang umum. Namun sadarkah Anda bahwa sangat sering kesalah itu kita buat dengan sengaja atas dasar ”sekedar mengikuti kehendak manusia” entah itu melalui tuntutan adat, tradisi atau perintah orang lain? Pelajaran ”Takut akan TUHAN” akan membawa Anda memiliki hubungan persahabatan yang lebih indah dengan Pencipta Anda, membawa kestabilan iman dan kebebasan dari jebakan-jebakan tradisi. Pelajaran Takut akan TUHAN adalah salah satu topik terpenting di dalam Firman Allah. Dengan mengerti secara benar akan Takut akan TUHAN maka saudara akan dengan mudah hidup di dalam pertobatan yang benar dan mengasihi TUHAN dengan cara yang benar.
Pada Pendalaman Alkitab ini Anda akan belajar:
• Arti dari Takut akan TUHAN
• Mengenali Takut akan TUHAN yang benar dan yang salah
• Apa yang dituntut Allah dari kita dalam Takut akan TUHAN
• Keuntungan-keuntungan dari Takut akan TUHAN
• Aplikasi sehari-hari dari Takut akan TUHAN, Isa al-Masih contoh sempurna

I. Difinisi Takut akan TUHAN
1. Hormat terhadap Nama-Nya. ”Perjanjian-Ku dengan dia pada satu pihak ialah kehidupan dan sejahtera dan itu Kuberikan kepadanya–pada pihak lain ketakutan–dan ia takut kepada-Ku dan gentar terhadap nama-Ku.” (Maleakhi 2:5). “Nama” di dalam Alkitab adalah hal yang sangat penting, itu menceritakan harapan dan tujuan hidup dari sipemiliknya, lebih dari itu ”Nama” menunjukkan karakter atau kepribadian dari si pemiliknya. Nama Allah adalah TUHAN (the LORD), dalam Alkitab bahasa Ibrani kuno adalah YHWH, dieja sebagai ”YAHWEH.” Pesan Injil yang diberitakan oleh malaikat kepada seluruh penduduk dunia di Akhir Jaman akanlah Takutlah akan Allah … telah tiba saat penghakiman-Nya … Dialah yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air” (Wahyu 14:6-7). TUHAN adalah Pencipta Dunia dan Hakim tertinggi, Dia layak untuk dihormati.
2. Membenci Dosa. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.” (Amsal 8:13).
3. Patuh terhadap Firman-Nya. “Biarlah segenap bumi takut kepada TUHAN, biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia! Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada. TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa; Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa; tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.” (Maz. 33:8-11). Firman-Nya kekal selamanya, Isa al-Masih berkata bahwa ketika Ia datang kembali ke bumi Dia akan memberi upah kepada semua manusia sesuai dengan perbuatan mereka – apakah kita mematuhi perintah-Nya atau menolak perintah-Nya (Wah. 11:18 dan 22:12)
Jadi melalui ayat-ayat di atas, takut akan TUHAN harus membuat kita, umat-Nya, bersikap:

  1. menghormati dengan sungguh dan mengerti kekudusan Pribadi-Nya.
  2. membenci dosa sebagaimana Dia melihat dosa adanya, dan membenci dosa sebagai dosa.

II. Berikut ini adalah contoh dari sikap takut akan TUHAN yang salah
1. Firaun, raja Mesir. Setelah TUHAN menurunkan hujan es sehingga membinasakan banyak binatang dan orang Mesir, Firaun berkata kepada nabi Musa: ”Aku telah berdosa … TUHAN itu yang benar.” (9:27). ”Tetapi ketika Firaun melihat, bahwa hujan, hujan es dan guruh telah berhenti, maka teruslah ia berbuat dosa (9:34). Tepat seperti yang nabi Musa katakan kepadanya: ”aku tahu, bahwa kamu belum takut kepada TUHAN Allah (9:30). Takutnya Firaun kepada TUHAN hanyalah karena ia ingin lari keluar dari konsekuensi dosanya, bukan karena menghormati Pribadi TUHAN.
2. Saul, raja Israel. Saul mengejar untuk membunuh Daud, namun Daud mempertunjukkan kebalikkannya. Menyadari kejahatan hatinya sendiri maka raja Saul menangis dengan keras sekali dan kembali ke istananya (1 Samuel 24). Namun dikemudian hari Saul dengan 3000 tentaranya kembali mengejar Daud, dan menyesal, ”Aku telah berbuat dosa … aku sesat sama sekali.” (1 Sam. 26:21). Saul hanya berhenti mengejar Daud setelah Daud terpaksa mengungsi ke “tenda orang Fasik” (Maz. 84:11; 1 Sam 27:1-7).
3. Nabi Yunus. Nabi ini diutus TUHAN untuk memberitakan kabar Pertobatan bagi bangsa Niniwe (Irak Utara) yang telah berlaku di luar batas kemanusiaan terhadap bangsa Israel, namun Yunus berlayar ke arah yang lain – berakibat badai. Ketika undian “kesalahan” jatuh ke Yunus, maka para penumpang kapal bertanya apa pekerjaan Yunus, nabi ini menjawab: ”Sahutnya kepada mereka: “Aku seorang Ibrani; aku takut akan TUHAN, Allah yang empunya langiFight Fear with Fear of The LORDt, yang telah menjadikan lautan dan daratan” (1:9). Ketika Yunus meminta mereka untuk melemparkan dirinya ke laut supaya badai berhenti. Segera setelah mereka membuang Yunus ke laut, ombak reda, ”Orang-orang itu menjadi sangat takut kepada TUHAN,” mereka mempersembahkan korban sembelihan bagi Dia dan bernazar (1:15-16). Yunus telah menunjukkan bahwa ia tidak benar-benar takut akan TUHAN – melalui berontak dari perintah-Nya, sebaliknya para penumpang kapal yang sebelumnya tidak mengenal ”siapa itu TUHAN” setelah melihat Dia meredakan ombak laut telah menunjukkan takut akan TUHAN yang benar.
III. Takut akan TUHAN yang benar.
1. Menuntut pertobatan. Kita telah baca di atas ”Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan … ” (Ams.l 8:13). Allah adalah maha pengampun, Ia siap mengampuni setiap dosa kita, namun dari pihak kita, kita harus meninggalkan perbuatan dosa. Kita tidak bisa berdiri di atas dua perahu. Dia tidak akan bisa mengasihi kita jika kita tidak bertobat, sebab dosa adalah musuh Allah. Baca Yehezkiel 14:6-8.
2. Menuntut ketaatan kita kepada TUHAN. Ayat bacaan: Kejadian 22:1-19. Ishak putra Abraham satu-satunya yang ia dapat dari isterinya Sarah dihari tuanya: ia lahir ketika Abraham berumur 100 tahun, setelah 25 tahun menunggu janji Allah. Namun atas perintah TUHAN, Abraham telah meletakkan Ishak di atas mesbah persembahan di atas sebuah gunung. Ketika Abraham yang memegang pisau telah siap untuk menyembelih Ishak, TUHAN berseru dari langit menghentikan Abraham, ”Jangan bunuh anak itu …, sebab telah Ku ketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” Hal yang sama juga Allah juga minta kepada umat Israel, generasi dari Abraham. Baca Ulangan 10:12-16.
3. Menuntut kekudusan hidup kita – jiwa dan perbuatan. Apa beda pertobatan dengan hidup kudus? Pertobatan diminta dan terjadi saat kita telah jatuh ke dalam dosa, sedangkan hidup kudus adalah gaya hidup sesuai Firman Allah setelah kita bertobat. ”Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku.” (Imamat 20:26). Kata “memisahkan” sama artinya dengan “menguduskan.” Adalah suatu iman yang salah jika seorang berkata “saya sekarang milik Isa, saya selamat, jadi saya bisa berbuat apapun yang saya kehendaki.”
• Jiwa kita. Baca: Maz. 23:7; Maz. 15:26, Roma 12:1-2, Kis. 26:20
• Perbuatan kita. Baca: Maz. 34:11-14, menjaga untuk ”sin no more” (lihat Yohanes 5:14 & 8:11)
• Dalam pernikahan. Baca Matius 19:3-9, 1 Korintus 7:3-5, 10-16; Efesus 5:22-31

IV. Keuntungan Takut akan TUHAN  TUHAN adalah terangku dan keselamatanku Mazmur 27 ayat 1
Sedikitnya ada 30 janji TUHAN untuk perkara ini. 12 diantaranya adalah:
• Menjauhkan kita dari perbuatan dosa (Kel. 20:20)
• Kehidupan keluarga yang baik (Ul. 5:29)
• Terbebas dari jebakan takut akan manusia (Ams 29:25)
• Selalu berkecukupan (Maz 34:10-11)
• Mendapat karir yang baik (Nehemia. 7:2)
• Dipimpin oleh TUHAN dan berbahagia (Maz. 25:12, 13)
• Mendapat persahabatan dengan Allah dan pewahyuan-Nya (Maz 25:14)
• Tidak akan berkurangan (Maz. 34:10)
• Mendapatkan kehidupan dan kepuasan dan keamanan (Ams. 19:23)
• TUHAN berkenan kepada kita (Kis. 10:34-35)
• Mendapat berkat yang khusus (Maz. 128)
• Ditulis dalam kitab peringatan dan menjadi milik-Nya (Mal. 3:16-18)

When youf fear God, you fear nothing else Oswald ChambersV. Penerapan Takut akan TUHAN
Jika ada teladan untuk kitab bagaimana memiliki dan menerapkan sikap takut akan TUHAN, maka satu-satunya teladan terbaik kita bisa pelajari dari Isa al-Masih, Dia adalah hamba TUHAN yang telah dicobai oleh Iblis dan manusia namun Dia lulus dengan sempurna di dalam mematuhi perintah Bapa-Nya yang telah mengutus Dia ke bumi. Apa rahasinya? Sebab Dia selalu berjalan di dalam Roh TUHAN yang menyebabkan Dia menghakimi dengan adil, tidak menyimpang dari kebenaran dan kesetian kepada yang telah mengutus-Nya (Yesaya 11:2-5). Baca Galatia 5:22-26.
Raja Daud juga suatu teladan yang baik, sekalipun ia gagal dalam beberapa hal, namun hatinya yang lembut dan siap untuk ditegur membuat Daud sangat disukai TUHAN. Kehidupan Daud bisa dipelajari di kitab 1 Samuel pasal 1-31, 1 Tawarikh pasal 11-29. Kitab Mazmur adalah hasil hubungan Daud yang indah dengan TUHANnya. Kunci rahasia Daud adalah sama dengan Isa al-Masih, nampak pada permohonan doanya ketika ia telah jatuh ke dalam dosa perzinahan, “Janganlah megambil roh-Mu yang kudus dari padaku!” (Maz. 51:13). Yusuf anak Israel adalah teladan lainnya di dalam Takut akan TUHAN, baca Kejadian 37-50
Seorang hamba TUHAN mengajar langkah praktis bagaimana hidup di dalam Takut akan TUHAN:
”Apa yang harus dilakukan ketika hal-hal menjadi salah?”
Bertanyalah kepada Elohim: ”TUHAN, apa yang Engkau sedang mencoba untuk mengajar saya?”
Jika Roh Kudus-Nya menunjukkan kepada kita bahwa ada sesuatu yang kita harus bertobat, maka datanglah kepada Dia akui kesalahan kita dan bertobatlah; dan jika Roh Kudus-Nya memimpin kita untuk berdamai dengan orang yang telah kita lukai hatinya atau kita rugikan, maka hendaknya kita pergi berdamai dengan orang tersebut.

Pendalaman Alkitab 4 Muslim
Hak Cipta: Budiman
pa4muslim@gmail.com
Diluar tujuan komersial, Anda dipersilahkan mengkopy, memperbanyak dan juga memakai artikel ini dengan menyertakan alamat situsnya. Terima kasih.


Actions

Information

Silahkan berkomentar

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: