Baptisan Roh Kudus

19 04 2016

Baptisan dalam Roh KudusPendalaman Alkitab ini akan menolong anda mengerti:

  • apa artinya dibaptis dalam Roh Kudus
  • keuntungan menerima baptisan Roh Kudus
  • bagaimana menerima baptisan Roh Kudus

Pendahuluan. Pada Pelajaran Baptisan Air atau Baptisan Selam kita telah telah belajar betapa pentingnya orang beriman untuk dibaptis agar kita menggenapi seluruh kehendak Allah / seluruh kebenaran (all righteousness) dan penguburan / pelepasan kehidupan lama, namun baptisan satu ini, Baptisan Roh Kudus, adalah sangat penting untuk orang beriman yang hidup di Akhir Zaman dimana roh-roh jahat bekerja semakin keras melalui: penyesatan, kepahitan, kejahatan dan aniaya.

Ada pengajaran yang mengatakan Baptisan Roh Kudus hanya untuk orang-orang Kristen di zaman para Rasul atau tidak berlaku lagi. Lainnya berkata setiap orang Kristen secara otomatis sudah dipenuhi oleh Roh Kudus saat pertama ia menerima Isa al-Masih. Lainnya lagi berkata Baptisan Roh Kudus hanya untuk orang-orang tertentu saja. Kita akan melihat isi Alkitab apakah sesungguhnya yang Alkitab dan Isa al-Masih sendiri katakan tentang Baptisan Roh Kudus ini.

Perkataan Yohanes Pembaptis ini pastilah akan berguna untuk diingat dan mendorong kita untuk mendalami peristiwa Baptisan Roh Kudus bahkan mengalaminya sendiri: ”Sesungguhnya aku membaptis kamu dalam air untuk pertobatan, tetapi yang datang sesudah aku, Dia lebih berkuasa daripada aku, yang tentang Dia, aku tidak layak membawa kasut-Nya; Dia akan membaptis kamu dalam Roh Kudus dan api.  (Matius 3:11, ILT

I. Arti dibaptis dalam Roh Kudus dan tandanya

a. Arti Baptisan Roh Kudus. Dibaptis “dalam Roh Kudus” atau “dengan Roh Kudus?”

Tujuh ayat yang berkaitan dengan Baptisan Roh Kudus memakai preposition yang dipakai dalam bahasa Yunani aslinya adalah ”dalam (in).”[1] Banyak terjemahan Alkitab bahasa Inggris memakai kata ”with (dengan).”

Dalam pengajaran Baptisan, kedua kata dalam dan dengan menghasilkan doktrin Kristianiti yang berbeda dan dengan makna yang berbeda pula.

Seorang dibaptis dengan air artinya ia dipercik atau diteteskan air, bermakna diserahkan kepada Tuhan (pada Baptisan Bayi); dengan minyak (tidak ada istilah “dibaptis dengan minyak) artinya ia diurapi, untuk tujuan pengangkatan jabatan kerohanian atau sekedar bagian dari proses doa untuk kesembuhan. Keanehan doktrin “dibaptis dengan … “akan muncul dengan jelas pada ayat ini ”For by one Spirit we were all baptized into one body –whether Jews or Greeks, whether slaves or free-and have all been made to drink into one Spirit (1 Kor 12:13, KJV & NKJV). Text Yunaninya adalah  in (dalam).[2]

Seorang yang dibaptis dalam air, ia ditenggelamkan ke dalam air, bermakna ia bersaksi bahwa ia telah mengubur hidup lamanya dan kembali hidup di dalam hidup yang baru. Lihat pelajaran Baptisan Selam; jadi baptisan dalam Roh Kudus bermakna bagi yang mengalaminya ialah bahwa ia diberi kuasa sorgawi untuk tujuan kehidupan yang dinamis baik di dunia sekuler terlebih dalam pelayanan Injil. Penguburan total dan penyerahan hidup total itulah makna dari dibaptis dalam atau ke dalam.

Perlu diingat bahwa kata “baptisan” secara literal berarti: diselamkan, dibungkus, diselimuti.

Ayat lain yang juga Yunaninya memakai kata preposisi dalam untuk Baptisan:

“… menunggu janji Bapa, ‘Yang telah kamu dengar dari pada-Ku, karena Yohanes telah membaptis dalam air tetapi kamu akan dibaptis dalam Roh Kudus  (immersed in / into the Holy Spirit, TS & SLT)….”  (Kisah para Rasul 1:4-5). Selanjutnya disingkat “Kis”

Istilah dan bentuk berbeda untuk peristiwa yang sama baptisan dalam Roh Kudus:

  • turunnya Roh Kudus (fell on / fell upon) dalam bentuk Angin yang memenuhi ruangan, terlihat seperit “Lidah api” (Kis 1:8 ; 2:3; 11:15) dan “Burung Merpati” pada diri Isa al-Masih (Mat 3:16)
  • diisi dengan Roh Kudus sehingga mengalir keluar ”Air kehidupan” (Yoh 7:38-39)
  • pencurahan Roh Kudus yang memampukan bernubuat dan bermimpi sorgawi (Kis 2:16-17; 10:45; Yoel 2:28-29)

Jadi Baptisan Roh Kudus, Tuhan menyelimuti atau membungkus kita dalam Roh Allah yang datang dari atas; immersion from above.

Seluruh pengajaran ini dari semua isi Perjanjian Baru setuju pada satu fakta ini, dinyatakan dengan jelas dan tegas: Isa al-Masih sendiri – dan tidak lainnya – adalah Orang yang membaptis dalam Roh Kudus – DR. Derek Prince menyimpulkan

Dua contoh kejadian yang menunjukkan orang beriman tidak secara otomatis di baptisan Roh Kudus ketika ia bertobat.

  • Kisah Baptisan dalam Roh Kudus yang pertama pada Hari Pentakosta atas 120 murid Isa 120 murid Isa al-Masih dibaptis dalam Roh Kudus pada Hari Pentakostaal-Masih di dalam gedung di Yerusalem. Tepat lima puluh hari setelah Isa al-Masih bangkit dari kematian-Nya.[3]  Tiga setengah tahun mereka bersama Isa al-Masih dalam pelayanan-Nya sebelum dipenuhi kuasa Roh Kudus.  Tahun 2016 orang Israel merayakan Paskah 23 April, Saptu ini, sesuai dengan Kalender Ibrani.
  • Paulus bertanya kepada orang-orang Kristen di Efesus: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” Akan tetapi mereka menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.”  (Kis 19:2)

b. Tanda seorang yang dibaptis dalam Roh Kudus. Kitab para Rasul mencatat beberapa kejadian ketika orang-orang dibaptis dalam Roh Kudus. Semua menunjukkan bahwa adanya tanda-tanda yang terlihat oleh mata jasmani dan terdengar oleh telinga jasmani saat kejadian itu terjadi.

“ … turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh[4] dan bernubuat.  (Kis 19:6). Baptisan Roh Kudus yang terjadi pada Persekutuan Doa di Efesus yang dihadiri 12 orang ini menunjukkan tanda yang dapat dilihat dan didengar oleh orang lain, sama seperti yang terjadi pada 120 orang di Hari Pentakosta: berbahasa roh dan bernubuat.

Kejadian lainnya menulis: “sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. (Kis 10:46)

Phenomena umum dari orang yang dibaptis dalam Roh Kudus adalah orang tersebut sedikitnya ia akan berbicara dalam bahasa roh atau “bahasa yang baru.”

Buah yang mengikuti dari orang yang telah mengalami baptisan ini ialah hidupnya memiliki perubahan yang positip; baca Kitab Galatia 5:22-24. Jika seorang berbahasa roh namun hidupnya tidak memuliakan Allah dan bahkan tidak terkendali (sakit, mengutuk, mudah marah) maka baptisan yang ia telah teriba bukanlah “di dalam Roh Kudus” tetapi di dalam roh-roh iblis, baca Gal 5:19-21.

II. Baptisan Roh Kudus Penting Untuk Kehidupan Rohani yang Kuat dan Berhasil dan pertumbuhan Gereja Tuhan

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;  (Yoh 14:12)

Janji ini adalah sebuah janji Isa al-Masih yang indah para pengikut-Nya dan sekaligus menantang. Ini janji berlaku untuk 12 murid-Nya (yang Ia panggil sebagai Rasul), juga berlaku kepada siapa saja pada abad ini bagi mereka yang memberikan hidupnya untuk hidup sebagaimana Isa al-Masih telah hidup.

”Alasan yang jauh lebih masuk akal akanlah ada bahwa kita, sebagai manusia, akan memiliki akses ke sumber kekuatan supernatural yang sama Yesus telah miliki, seperti dikatakan, (adalah) Roh Kudus. … Dia melakukaan semua itu melalui Roh Kudus.” C. Peter Wagner; The Book of Acts[5]

Isa al-Masih adalah satu-satunya pribadi yang pernah ada di bumi sebagai 100 persen Allah dan 100 persen manusia. Isa sebagai al-Masih (hamba / manusia Allah yang Diurapi) hanya dalam 3,5 tahun pelayanan-Nya telah mempersona begitu banyak penduduk di Israel (Yudea, Samaria, Getsemani) sampai wilayah timur sungai Yordan; Ia mengajar Firman Tuhan (Alkitab Perjanjian Lama) dengan penuh kuasa: penyingkapan ayat-ayat baik masa silam (nubuatan para nabi) maupun yang akan datang (pewahyuan akhir zaman); mujizat serta tanda-tanda ajaib menyertai pelayanan-Nya, dari demam disembuhkan sampai yang paling mustahil yakni orang mati 4 hari dihidupkan kembali.

Kunci kuasa dan mujizat Isa al-Masih pada pelayanan-Nya yang luar biasa dasyatnya ini bumi adalah kuasa Roh Kudus yang ada pada-Nya seperti yang dinyatakan oleh rasul Petrus: yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.  (Kis 10:38)

Allah menyertai, mengurapi dan memberi kuasa kepada Isa al-Masih melalui Roh Kudus-Nya sendiri! Itulah kunci kuasa dan mujizat pelayanan Isa!!

Dan kunci keberhasilan dari pelayanan para Rasul – bagaimana mereka bisa berbuat seperti Isa al-Masih telah perbuat (lihat Yoh 14:12 di atas) adalah pernyataan Isa al-Masih ini:

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”  (Kis 1:8)

Kata “kuasa” dalam bahasa Yunaninya adalah “dunamis” darimana kata ”dynamite” dan “dynamo” berasal. Dynamite adalah kuasa ledakan yang besar dan seketika seperti pada dinamit dan bom dengan segala jenisnya; sedangkan dynamo adalah kuasa gerakan yang konsisten seperti pada generator.

Berikut ini adalah daftar keuntungan dari menerima kuasa baptisan Roh Kudus:

a. Perlengkapan dalam pelayanan kejemaatan. Lihat 1 Korintus 12:8-11

  • karunia untuk berkata-kata dengan hikmat
  • karunia berkata-kata dengan pengetahuan
  • memberikan karunia iman
  • karunia untuk menyembuhkan
  • kuasa untuk mengadakan mujizat
  • karunia untuk bernubuat
  • karunia untuk membedakan bermacam-macam roh
  • karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh

Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.  (1 Kor 12:11)

b. Perlengkapan dalam peperangan rohani baik untuk kehidupan pribadi dan korporat. Lihat 1 Korintus 14:1-33

Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus menyelaskan secara jelas bahwa musuh orang percaya adalah roh-roh jahat di udara dengan segala tingkatan jabatan mereka (lihat Ef 6:10-12)  itulah sebabnya Baptisan Roh Kudus diperlengkapi oleh Allah kepada setiap orang percaya agar:

  • ”supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis (Ef 6:11)
  • “supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.  (Ef 6:13)

Satu dari beberapa senjata rohani yang aktif yang dimiliki orang percaya yang telah dibaptis dengan Roh Kudus adalah ”berkata-kata dengan bahasa roh” (to another divers kinds of tongues, KJV). Beberap keuntungannya:

  • Itu adalah bahasa rahasia yang seorang pun tidak mengerti, bahkan iblis sekali pun tidak mengerti
  • bahasa yang ditujukan hanya kepada dan dimengerti oleh Allah
  • membangun (to build) atau menguatkan (to edifieth) jiwa dan rohnya sendiri
  • Dalam ibadah atau pertemuan korporat, bila bahasa roh ini diartikan maknanya maka itu akan sangat berguna untuk membangun jemaat lain yang hadir. Lihat 1 Kor 12:11-31.

Untuk melihat dampak kuasa Roh Kudus yang bekerja atas orang beriman (pribadi maupun korporat) baca ke empat kitab Injil, khususnya Injil Markus. Baca juga kitab Kisah para Rasul, yang pelayanan mereka di dasari dari janji Isa al-Masih yang tertulis pada Injil Markus 16:14-18.

III. Syarat dan bagaimana Menerima Baptisan Roh Kudus

a. Siapa yang bisa menerima Baptisan Roh Kudus? Siapa saja, baik orang Yahudi maupun bangsa-bangsa lainya bisa menerimanya. Syaratnya adalah mereka bertobat dan percaya kepada Berita Injil (the Good News).

Kornelius dan sanak saudaranya beserta sahabat-sahabatnya, orang-orang Italia, telah dibaptis Tuhan dengan Roh Kudus sementara mendengar Berita Injil yang disampaikan oleh Petrus, baru kemudian menerima Baptisan Air. Lihat Kis 10:34-48. Hal ini juga terjadi pada Saulus orang Tarsus.

b. Dua cara umum menerima Baptisan Roh Kudus. Di atas kita telah melihat bahwa Tuhan sendirilah yang membaptis orang beriman dengan Roh Kudus. Alkitab mencatat Baptisan Roh Kudus bisa juga dan umum terjadi melalui ”penumpangan tangan” hamba Tuhan atas orang beriman yang bersangkutan.

Tuhan sendiri:

  • Dia (Isa) mengembuskan nafas dan berkata kepada mereka, “Terimalah Roh Kudus!” (Yoh 20:22)[6]
  • Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. (Kis 10:44)

Penumpangan tangan para hamba Tuhan:

  • Penumpangan tangan Petrus dan Yohanes pada sebuah ibadah besar di Samaria (Kis 8:17)
  • Penumpangan tangan Ananias kepada Saulus yang kelak menjadi Rasul Paulus (Kis 9:17)
  • ”Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka …” (Kis 19:6)

Prinsip umum ajaran Alkitab juga berlaku pada masalah ini, bahwa oleh anugerah melalui iman kita bisa menerima Roh Kudus: ”Apakah kamu telah menerima Roh atas dasar perbutan-perbuatan torah atau atas dasar pemberitaan iman (Injil Kristus)? (Gal 3:2) Rasul mengingatkan mereka untuk hidup atas dasar iman.

Derek Prince memberikan 6 langkap untuk menerima kepenuhan Roh Kudus

  1. pertobatan (dari dosa)
  2. memberi diri untuk dibaptis air
  3. ada kehausan akan Roh Kudus
  4. meminta
  5. meminum – itu adalah tepatnya menerima
  6. bersandar – menyerahkan penguasaan anggota-anggota tubuh kita dari praktek pengertian intelek kita. (penyaliban hak-hak pribadi dan memberikan itu kepada Tuhan)

Hal-hal yang perlu diingat:

  • Tuhan memberi kuasa Baptisan Roh Kudus bukanlah untuk pamer diri dan merendahkan jemaat lainya, tetapi justru untuk membangun ”Tubuh Kristus” (Jemaat Isa al-Masih)
  •  ‘Doktrin’ baptisan Roh Kudus ini juga tidak perlu diperdebatkan; ini hanyalah masalah seberapa jauh orang beriman ingin efektif dan berhasil di dalam kehidupan dan pelayanan rohaninya.
  • Jika saudara melihat sebuah gereja di tutup karena jemaat yang semakin berkurang sementara ada gereja lainnya yang maju pesat maka perhatikan dan amatilah faktor keterlibatan kuasa Roh Kudus di dalam kedua gereja tersebut.

Catatan kaki:

  1. DR. Derek Prince, Foundation Truths for Christian Living. Ch. 21: The Baptism in the Holy Spirit. Terjemahan Indonesia Literal Translation (ILT) dan the Scriptures  (TS) serta Julia E. Smith’s Literal Translation (SLT) menulis “dalam / in”He will/ shell immerse in the Holy Spirit
  2. Idem.
  3. Kebangkitan Isa terjadi pada Perayaan Paskah (Pesakh/Passover) dan Baptisan Roh Kudus di Yerusalem terjadi pada Hari Pentakosta (Shavuot/Weeks) yaitu Perayaan turunnya Torah, 49 hari (7×7 minggu) setelah hari pertama dari keluarnya orang Israel dari Mesir (Paskah pertama). Kejadian ‘kebetulan’ yang luar biasa ini adalah satu dari banyak kejadian ‘kebetulan’ di Alkitab. Sebab itu rasul Paulus berkata: “tata ibadah di Perjanjian Lama adalah bayangan dari tata ibadah di Perjanjian Baru yang sebenarnya.”
  4. Terjemahan Inggris “spoke with tongues” atau “spoke with other tongues.” Dikenal juga dengan sebutan “bahasa-bahasa baru.”
  5. C. Peter Wagner mengkomentari Bab 2, hal. 45. Ia adalah profesor dalam theology, missiology dan keagamaan. Dosen di fakultas School of Intercultural Studies at Fuller Seminary selama 30 tahun.
  6. Dalam bahasa Yunani kata yang sama pneuma berarti keduanya ”roh” dan  ”nafas” sehingga itu bisa diterjemahkan “Terimalah Nafas Kudus,” DR. Derek Prince, FT for CL. pg. 193. “Nafaf kepada mereka ini adalah lambang dan konfirmasi dari apa yang mereka akan terima pada Hari Pentakosta,” John Gill, Expostion of the Entire Bible pada Yoh 20:22

Pendalaman Alkitab 4 Muslim
Hak Cipta: Budiman
pa4muslim@gmail.com

Diluar tujuan komersial, Anda dipersilahkan mengkopy, memperbanyak dan juga memakai artikel ini  dengan menyertakan alamat situsnya. Terima kasih.


Actions

Information

Silahkan berkomentar

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: